Jual gayo kopi Whatapp 0852 7023 1999

dapatkan Citarasa kopi Asli di Aceh Tengah

Gayo Kopi


Kami Distributor Kopi Dari dataran tinggi gayo yang senantiasa menjaga kualitas produk dan mutu yang kami utamakan.

Gayo Kopi



Jual Gayo Kopi



Aceh Utara | Indonesia memiliki banyak jenis kopi yang tersebar di seluruh daerah. Kopi di setiap daerah memiliki rasa khas. Salah satunya kopi Gayo yang berasal dari Aceh. Kopi Gayo, selain terkenal di negeri sendiri, juga dikenal oleh penikmat kopi di luar negeri, terutama di Uni Eropa. Di Aceh sendiri, kopi Gayo sebagian besar ditanam di dataran tinggi. 

Terdapat tiga daerah yang menjadi pusat kopi Gayo, yakni Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues. Tiga daerah itu memiliki 60 varietas dan cultivated variety kopi Gayo. Namun dari banyak varietas itu, dua di antaranya diambil untuk dikembangkan, yakni varietas Gayo 1 dan Gayo 2. Pengembangan dua varietas ini merupakan saran dari Kementerian Pertanian karena keduanya dianggap memiliki kualitas baik.

"Dua varietas merupakan varietas anjuran dari Kementerian Pertanian yang telah teruji dari kualitas dan produktivitasnya," kata Iwan Juni, seorang pemehati kopi asal Aceh. Baca juga: Bupati Aceh Tengah Bicara Keunggulan Kopi Gayo di Budapest Hongaria Varietas Gayo 1 dan Gayo 2, lanjut Iwan Juni, berdasarkan uji cita rasa. Gayo 1 unggul di kelompok flavor (perisa) enzymatic. Sementara Gayo 2 di kelompok flavor sugar browning.

Ditambah dengan viskositas (body) arabika Gayo yang merupakan salah satu viskositas terbaik di dunia, wajar kedua varietas tersebut menjadi favorit para pembeli kopi dunia. Kementerian Pertanian, lanjut Iwan, telah melepas varietas Gayo 1 dan Gayo 2 sebagai varietas unggulan pada tahun 2010. Adapun ciri utama dari varietas Gayo 1 adalah pertumbuhan yang tinggi dan kokoh, warna daun hijau tua, pupus berwarna cokelat muda, buah muda berwarna hijau bersih, buah masak berwarna bmerah cerah, bentuk buah agak memanjang, ujung agak tumpul, buah masak kurang serempak, lebih toleran terhadap penyakit karat daun serta mutu fisik dan mutu seduhan sangat baik. Sementara filogenetik asal usul Gayo 1 tidak diketahui secara pasti. 

Namun dari perincian monologi tanaman, bentuk daun, ukuran bunga dan dompolan buah dengan ruas (internodia) panjang diduga berasal dari populasi kopi arabusta asal Timor Timur. Arabusta Timor Timur merupakan persilangan alami antara kopi arabika dengan kopi robusta yang terjadi di Timtim. Pada tahun 1979-1980-an, varietas ini dikembangkan ke seluruh wilayah pengembangan kopi arabika di Indonesia melalui proyek Proyek Peremajaan, Rehabilitasi dan Perluasan Tanaman Eskpor (PRPTE), termasuk Dataran Tinggi Gayo. 

Sejak terpatahkannya ketahanan Varietas Catimor Jaluk terhadap serangan penyakit karat daun, di awal tahun 2000-an, petani banyak beralih mengembangkan varietas Timtim yang berbuah lebat serta lebih tahan penyakit karat daun, kemudian menggunakannya sebagai sumber benih. Menurut Iwan, Gayo 1 berasal dari population breeding, yaitu seleksi dari populasi varietas Timtim atau dikenal dengan sebutan Hibrido de Timor (HdT). Varietas ini dipilih oleh dua orang staf dari Puslitkoka Jember dengan prosedur yang tidak benar. Namun demikian, kesalahan prosedur tersebut bukanlah hal yang disengaja.

Sebab, saat itu, pada akhir tahun 1970-an, belum banyak informasi yang diperoleh mengenai varietas baru kopi gayo. "Alhasil menjadi lumrah jika di kebun-kebun pengembangnya di tanah Gayo, terjadi inhomogenitas (tidak beragam) yang sangat tinggi, sehingga diseleksilah menjadi Gayo 1 yang memiliki homogenitas yang lebih baik," jelas Iwan Juni. Baca juga: "Di Jepang, Kopi Gayo Sangat Terkenal.." Sementara itu, ciri utama dari Gayo 2 adalah tipe pertumbuhan tinggi, melebar dengan perdu kokoh, daun berwarna hijau tua, pupus pucuk daun berwarna cokelat kemerahan, buah merah agak bulat dan berwarna merah muda, agak tahan penyakit karat daun, mutu fisik dan mutu seduhan sangat baik. Gayo 2 merupakan hasil seleksi pada populasi arabika yang ditanam bercampur dengan Timtim dan Linie 5 di kebun seorang petani, Maisir Aman Al di Desa Jongok Meluem  Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah. Pada saat ini tersisa 2 dari 6 batang pohon dari pohon terpilih ditanam di sekitar pohon induk. Jumlahnya 1.500 batang pohon yang jika diidentifikasi terpilih menjadi 2 tipe. "Gayo 2 adalah multiline variety yang pada awalnya berasal dari 4 batang kopi di Kebun Pak Maisir itu, sebagaimana multiline variety yang lain.

Gayo 2 memiliki homogenitas yang sangat baik. Karena varietas ini akan dapat dikenali dengan lebih mudah," tambah Iwan Juni yang juga ketua Gayo Barista Community (GBC) tersebut. Rasa tak konsisten Salah satu ciri khas kopi arabika Gayo adalah cenderung memiliki rasa yang tidak konsisten. Hal itu terjadi karena perkebunan kopi di daerah ini memiliki ketinggian yang berbeda, serta cara budidaya yang beragam. "Kalau kopi yang ditanami di areal yang berbeda, dengan ketinggian yang berbeda, serta varietas yang beragam, maka memungkinkan karakteristik kualitas fisik dan cita rasa juga akan berbeda pula," kata Mahdi, ketua Gayo Cupper Team (GCT), sebuah asosiasi penguji cita rasa kopi, Jumat (28/4/2017) lalu. Kopi arabika yang ditanami pada ketinggian di bawah 1.200 mdpl cenderung menghasilkan kualitas fisik jelek dan cita rasa yang tidak disukai oleh penikmat kopi pada umumnya. Keasaman kopi rendah dan kurang kental. Sedangkan kopi yang ditanam di atas ketinggian 1.200 mdpl menghasilkan biji kopi yang baik dengan cita rasa yang lebih kompleks. Mahdi menyebutkan, daerah yang di bawah ketinggian 1.200 mdpl di antaranya di Takengon, yaitu di Kecamatan Rusip dan Celala, serta sebagian perkebunan kopi di Kecamatan Silihnara. Sedangkan dataran tinggi di atas 1.200 mdpl terdapat di Kecamatan Atu Lintang, Jagong Jeget, Bies, serta Bebesen, Kute Panang dan Kecamatan Bintang.

Sementara itu di Kabupaten Bener Meriah, sebagian kopi yang ditanam terdapat di Kecamatan Gajah Putih, Timang Gajah, Bandar, Mesidah, serta Kecamatan Syiah Utama. Daerah-daerah tersebut memiliki ketinggian di bawah 1200 mdpl. Baca juga: Penyair Nusantara Ramaikan Puncak Acara "November Kopi Gayo" Sedangkan daerah di atas ketinggian 1.200 mdpl di antarnya terdapat di Kecamatan Bukit, Bandar, Bener Kelipah dan Kecamatan Permata. "Tentu dalam hal ini kualitas kopi di bawah 1.200 mdpl tidak potensial untuk dijadikan areal budidaya kopi arabika Gayo, melainkan cocok untuk kopi robusta, kakao, dan komiditi lainnya," terang Mahdi yang sudah 20 tahun mengamati perkembangan kopi Gayo.


Artikel ini telah tayang di Kompas

BAHAN DALAM CARA MEMBUAT SAMBEL PECEL :

• Kacang tanah beserta kulit arinya 1 kg
• Cabe merah keriting 150 gr
• Gula merah ½ kg
• Cabe rawit merah 10 butir
• Bawang putih 7 siung
• Daun jeruk purut 10 lmbr
• Kencur 6 buah
• Garam 3 sdm
• Air asam jawa 5 sdm
• Minyak 100 ml liter (untuk menumis bumbu)

CARA MEMBUAT SAMBEL PECEL SUPER NIKMAT :

1. Pertama-tama kacang tanah yang telah digoreng dan ditumbuk hingga halus menggunakan ulekan atau blender ditambahkan dengan gula merah, Ulek hingga halus dan tercampur rata.
2. Panaskan minyak untuk menumis bumbu, goreng cabe, kencur, bawang putih dan daun jeruk hingga layu dan matang. Jika sudah angkat kemudian haluskan.
3. Bumbu yang telah dihaluskan anda beri sedikit garam dan air asam jawa, masukkan kedalam wadah yang berisi kacang tanah tadi. Aduk hingga rata. Untuk mengaduknya anda bisa menggunakan tangan yang dibungkus dengan plastik agar tetap terjaga ke sterilannya. Cicipi, apakah rasa yang dihasilkan sudah sesuai selera jika belum anda dapat menambahkan bumbu yang kurang.
4. Langkah terakhir anda masukkan kedalam wadah yang tertutup dan simpan dalam lemari pendingin.
Setelah kita membuat resep bebek bacem, kali ini kit akan membuat menu masakan dengan bahan yang sama, namun kali ini kita akan membuat resep bebek bakar khas Padang. Sebelumnya kita juga telah membagikan resep ayam bakar Padang. Secara umum bumbu yang digunakan untuk membuat bebek bakar dan ayam bakar Padang relatif sama hanya saja bahan utama membuat masakan ini berbeda.

Seperti yang kita tau bahwa masakan Padang selain terkenal dengan rendang nya juga sangat terkenal dengan menu masakan bakaran nya. Ayam bakar merupakan salah satu menu yang seolah wajib ada di warung makan Padang atau restoran Padang. Namun bebek bakar Padang sepertinya tidak semua tempat makan Padang menyediakannya.

Nah dengan pertimbangan bahwa jarang menu bebek bakar Padang dihadirkan dalam menu masakan yang kita pesan, ada baiknya anda membuat sendiri masakan yang nikmat tersebut di rumah untuk melengkapi sajian masakan di meja makan anda. Setelah anda mempersiapkan segala keperluan yang dibutuhkan, hal yang selanjutnya anda lakukan adalah ikuti resep bebek bakar khas Padang berikut ini. Semoga resep yang kami bagikan membantu anda untuk menyiapkan masakan yang enak untuk keluarga anda.
Bahan-bahan :
  • 1 ekor bebek dipotong menjadi 4 bagian
  • 1 batang kayu manis
  • 3 biji cengkih
  • 5 lembar daun jeruk
  • 1 lembar daun kunyit
  • 2 batang serai
  • 3 sendok makan minyak goreng
  • 500 ml santan cair
  • 100 ml santan kental
Bumbu-bumbu yang dihaluskan :

  • 4 buah cabai merah
  • 3 siung bawang putih
  • 4 siung bawang merah
  • ½ sendok makan ketumbar
  • ½ sendok teh adas manis
  • ½ sendok teh jinten
  • ½ sendok teh lada
  • 2 cm jahe
  • 2 cm lengkuas
  • 3 cm kunyit
  • 3 biji kemiri
Cara Membuat Bebek Bakar Enak dan Gurih Khas Padang :
  1. Tumislah bumbu-bumbu halus beserta kayu manis, daun jeruk, cengkih, daun serai dan daun kunyit sampai semua bahan matang dan harum. Tumislah bebek bersama dengan bumbu-bumbu tadi hingga bebek setengah matang. Lalu 6tambahkanlah santan encer dan kecilkanlah api, lanjutkan memasak hingga kuah tinggal sedikit.
  2. Tambahkan santan kenal dan masaklah kembali hingga kuah mulai mengering. Selanjutnya angkat dan dinginkan. Setelah dingin luluri seluruh permukaan bebek dengan sisa kuah yang mengering kemudian bakarlah hingga berwarna kecoklatan. Angkat dan sajikan bersama bahan pelengkap.

Nah sudah jadi masakan Bebebk Bakar Padang nya. Selamat mencoba dan berkreasi.
Lumpia basah maupun Lumpia goreng merupakan makanan ringan yang sangat populer, kedua nya sama hanya berbeda saja dalam proses pengolahan menjadi lumpia matang. Nah yang akan kita bahas kali ini adalah kulit lumpia. Kulit lumpia merupakan hal yang penting dalam pembuatan lumpia itu sendiri, semua orang akan menilai sebuah lumpia dari kulitnya, beda sama buku jangan melihat buku dari sampul nya hehehe ga nyambung. Sehingga apabila anda melihat lumpia yang dibungkus dengan kulit yang halus pasti akan membuat selera anda semakin tergugah. Beda jika yang anda lihat lumpia dengan kulit pembungkus nya yang pecah atau retak dimana-mana setelah digoreng.
Sebagai bahan utama yang digunakan untuk membuat kulit lumpia adalah tepung terigu yang dicampur dengan air dan sedikit garam serta telur. Nah syarat utama untuk membuat kulit lumpia agar di dapatkan hasil yang baik adalah dari cara mengaduk adonan atau cara menguleni dalam bahasa Jawa harus benar-benar sempurna, selain itu adalah dengan penambahan bahan-bahan lain untuk membuat kulit lumpia menjadi renyah, gurih dan mantap. Berdasarkan pendapat orang banyak, kulit yang baik adalah kulit yang tipis, garing, mulus, renyah dan pasti nya gurih serta tidak pecah saat digoreng dan pastinya rasa juga enak. Namun tentunya setiap orang memiliki selera masing-masing dalam membuat kulit lumpia, ada yang suka tipis, namun ada juga yang suka tebal. Untuk anda yang suka kulit yang tipis oleskan adonan sekali saja pada wajan penggorengan, hasilnya akan menjadi lebih liat saat sudah dingin. Untuk yang suka tebal oleskan adonan berkali-kali pada saat menggoreng, hasilnya akan lebaih tahan lama dalam hal kerenyahan nya.
Untuk cara penyimpanan juga mempengaruhi kerenyahan dan kegurihan dari lumpia. Jika lumpia segera dikonsumsi sebaiknya taruh diatas selembar daun pisang lalu tutupi bagian atasnya dengan daun pisang juga, hal ini juga akan membuat aroma lumpia semakin menarik. Jika akan disimpan dalam waktu lama sebaiknya dimasukkan kedalam kantong plastik untuk menjaga tetap renyah.

Nah untuk anda pecinta kuliner yang banyak menanyakan bagaimana membuat kulit lumpai yang baik, berikut akan saya bagikan resep nya semoga resep yang akan saya bagikan ini sesuai dengan hasil yang anda harapkan, dan resepnya segera simak saja Cara Membuat Kulit Lumpia Yang Baik dan Benar yang berikut ini.

Bahan-bahan :
  • 200 gram tepung terigu (tersedia dalam berbagai merk)
  • 1 sendok teh garam
  • 200 ml air
  • 150 ml telur (ambil putih telurnya saja)
  • 2 sendok makan minyak sayur (untuk bahan olesan)
Cara Membuat Kulit Lumpia Yang Baik dan Benar :
  1. Masukkan dan campurlah tepung terigu dengan garam dalam satu wadah lalu aduk-aduk hingga rata. Selanjutnya masukkan putih telur lalu aduk-aduk kembali dengan tangan hingga rata dan tuangkan air sedeikit demi sedikit sambil terus diuleni. lakukan menguleni hingga air habis dan lanjutkan menguleni setelah air habis selama 15 menit, selanjutnya diamkan adonan selama 40 menit.
  2. Siapkan wajan anti lengket lalu panaskan dengan menggunakan api kecil, olesi wajan dengan sedikit minyak. Gunakan kuas kue yang lebar, celupkan ke dalam adonan lalu oleskan ke dalam wajan hingga rata.
  3. Goreng adonan hingga bagian pinggir adonan terkelupas, selanjutnya angkat dan letakkan di atas daun pisang untuk menjaga agar tidak lengket, lakukan hingga adonan habis.
Tips dan trik agar kulit lumpia tidak terlepas saat digoreng :
  • Putih telur bisa digunakan, caranya campurkan putih telur dengan 1 sendok makan air lalu kocok hingga rata. Oleskan campuran putih telur dengan menggunakan kuas disepanjang bagian luar kulit lumpia yang akan direkatkan, lalu tekan secara perlahan.
  • Biarkan selama 15 menit agar merekat lebih kuat. Saat menggoreng usahakan hanya sekali saja membalik kulit lumpia jika bagian bawah sudah berwarna kekuningan.
Nah demikian tadi cara membuat kulit lumpia dan tips agar kulit lumpia tidak terlepas saat digoreng. Bahan-bahan di atas digunakan untuk membuat kira-kira 32 lembar kulit lumpia. Selamat mencoba dan berkreasi.

Pepes Tahu Bumbu Aceh 

Bahan-bahan/bumbu-bumbu:
400 gram tahu, haluskan
25 gram daging giling 
3 butir bawang merah, iris tipis
2 siung bawang putih, iris tipis
2 buah tomat, potong-potong
1/2 sendok makan kecap manis
1/8 sendok teh cuka
1 butir telur
1 sendok teh garam
1/2 sendok teh gula pasir
50 ml air kaldu sapi
1 batang daun bawang, potong 1 cm
3 sendok makan minyak untuk menumis
10 lembar daun salam
10 butir cabai rawit merah utuh
daun pisang untuk membungkus

Bumbu Halus:
8 butir bawang merah
2 siung bawang putih
2 buah cabai merah besar, buang biji
2 cm kunyit, bakar
1 butir kapulaga
1/4 sendok teh jintan
1/4 sendok teh merica bubuk

Cara membuat pepes tahu bumbu aceh:
Tumis bumbu halus hingga harum. Angkat. Campur tahu, daging giling, bawang merah, bawang putih, tomat, kecap manis, cuka, telur, garam, gula, kaldu sapi, daun bawang, dan bumbu halus. Aduk rata.
Ambil selembar daun pisang. Tata daun salam dan cabai rawit. Tambahkan campuran tahu. Bungkus pepes.
Kukus di atas api sedang 20 menit hingga matang.
Bakar hingga harum.
Untuk 10 buah

Sate Tahu Ayam Bakar 
Bahan-bahan/bumbu-bumbu:
100 gram ayam giling 
1 buah tahu cina, haluskan
1 sendok teh kecap asin
1 sendok teh bawang putih bubuk
1/2 sendok teh garam
1/4 sendok teh merica bubuk
4 putih telur
2 sendok makan tepung sagu
tusuk sate

Bahan Olesan (aduk Rata):
2 sendok makan saus tomat
1 sendok makan kecap manis
1 sendok makan margarin

Cara membuat sate tahu ayam bakar:
Aduk rata ayam, tahu, kecap asin, bawang putih, garam, merica, dan telur.
Tambahkan tepung sagu. Aduk rata.
Masukkan ke dalam plastik es mambo. Ikat ujungnya. Kukus di atas api sedang 30 menit sampai matang. Tusuk di tusuk di tusukan sate.
Panggang di atas pan sambil dioles bahan olesan.
Untuk 14 porsi